Senin, 21 September 2015

Kepedulian dan Saling Menghargai

bila wanitamu menangis di hadapanmu, tak peduli apapun sebabnya, peluklah dia, biarpun dia menolak, tetaplah peluk dengan erat. menangis diatas meja selamanya tidak akan pernah terasa lebih nyaman dan damai selain menangis di dalam pelukan. bila wanitamu mengatakan tentang kesalahanmu, tolong jangan selalu mengatakan dia cerewet, itu semua karena ia peduli denganmu. bila wanitamu sedang kesal dan mengabaikanmu, jangan ikut-ikut tidak peduli,ini adalah tantangan bagi kalian, saat membuang gengsi. bila wanitamu tidak mau mendengarkan dan berbalik badan berjalan meninggalkanmu, kerjarlah dia. bila kau sungguh mencintainya, apakah kau tega meninggalkannya sendirian? bila wanitamu berkata "kamu pergi saja, aku tidk mau memperdulikanmu" jangan percaya begitu saja, mungkin itu hanya di bibir saja, sedang hatinya tidaklah demikian, sebenarnya itu adalah saat dimana dia paling membutuhkanmu. bila wanita marah, suasana hatinya sedang tidak enak dan tidak mau makan jangan bertanya mau makan apa? dia pasti berkata tidak mau semuanya. belikan makanan kesukaannya, tunggu suasana hatinya membaik dan berikan pada dia, jangan menggunakan ancaman bahwa kamu juga tidak mau makan.
terkadang, berkompromi bukanlah berarti mengaku kalah, itu adalah suatu sikap memahami.

memaafkan bukan berarti lemah, melainkan  sebuah kepedulian dan menghargai :) 

Tidak ada komentar: